Empatpuluh satu anak-anak dibawah usia 10 tahun meninggal karena diare berat antara tanggal 10 hingga 20/10 dan 87 lainnya telah terinfeksi, demikian laporan dari dokter lokal di daerah Arakan. Anak-anak tersebut umumnya terserang diare karena kekurangan gizi. Mereka makan bambu yang tidak bersih karena keluarganya tidak mampu. Pemerintah mengetahui problem kelaparan di daerah tersebut namun tidak ada langkah yang diambil. Selain itu, dokter dan petugas kesehatan lainnya juga mengalami kesulitan menuju daerah tersebut karena
medan yang sulit.
Narinjara News: 41 children perish in diarrhea outbreak in Arakan, 24 Okt