Pekerja Perempuan Burma Tidak Mendapat Layanan Kesehatan yang Layak

Lembaga kesehatan internasional menyerukan kepada pemerintah Thailand untuk menyelesaikan masalah kesehatan pekerja perempuan yang aksesnya terhadap layanan kesehatan dihambat. Médecins Sans Frontières (MSF) menjelaskan bahwa banyak pekerja perempuan di daerah Phang Nga, Thailand Selatan, yang tidak memperoleh layanan kesehatan terutama kesehatan reproduksi. MSF mengadakan pendidikan kesehatan di area tersebut dan kebanyakan perempuan yang tidak mendapatkan layanan kesehatan adalah perempuan Burma. “Banyak dari mereka yang harus melahirkan sendiri di rumah tanpa bantuan staf kesehatan,” demikian laporan MSF. Bayi yang baru lahir tidak mendapatkan vaksin yang memadai dan lebih dari 80% balita tidak mendapatkan vaksin yang lengkap. Kebanyakan perempuan Burma tersebut bekerja serabutan dan tidak memiliki ijin kerja maupun asuransi kesehatan. Selain itu penyebaran HIV di daerah ini semakin tinggi sebab kurangnya pendidikan kesehatan yang membantu mereka untuk memproteksi diri. Laporan MSF dikeluarkan sejalan dengan pertemuan pemimpin ASEAN 6 hingga 7/11 di Bangkok untuk mendiskusikan persoalan pekerja perempuan di Asia.  Irrawaddy: Migrant women workers denied health care, 6 Nov

Tinggalkan sebuah Komentar