Bom surat dimaksudkan untuk polisi, ujar Myanmar

Kantor berita setempat mengatakan pada hari Selasa, sebuah parcel bom meledak di kantor pos Yangon dan melukai satu pegawai pos. Parcel tersebut dialamtkan dari sebuah kedutaan untuk kantor polisi nasional pusat.Alamat yang tertera dari sebuah kedutaan, namun tidak menyebutkan kedutaan yang mana.Ledakan tersebut dimaksudkan untuk mengganggu kestabilan di dalam negeri, namun belum ada pihak yang bertanggung jawab atas bom tersebut, yang mengakibatkan keruskan kecil.Ledakan tersebut meledak setelah veto hari Jum’at atas resolusi Dewan Keamanan PBB yang dipimpim Amerika Serikat untuk mendesak terciptanya demokrasi di Negara ini.Pada waktu-waktu tertentu di Yangon tedapat ledakan-ledakan kecil. Biasanya pejabat setempat menyalahkan lawan pemerintahan militer atas ledakan tersebut – entah grup suku etnik bersenjata atau oposisi pro-demokasi.     

1 Komentar »

  1. asrul berkata

    Ternyata teror memang dimana-mana. Motifnya apa kadang sulit di ketahuai, tapi yang pasti sulit di percaya apa sih yang di inginkan oleh ‘mereka’. Demi terciptanya demokrasi atau…

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan sebuah Komentar